Obat Nyamuk Bakar Diduga Picu Kebakaran Rumah di Krangkeng Indramayu

INDRAMAYU – Kebakaran melanda rumah milik seorang warga di Blok Tengah, Desa Krangkeng, Kecamatan Krangkeng, Kabupaten Indramayu, Kamis (5/11/2026) pagi.

Rumah tersebut diketahui milik Edi Sugiarto (60). Kebakaran yang diketahui sekitar pukul 06.00 WIB itu diduga dipicu obat nyamuk bakar yang sebelumnya diletakkan di bawah tempat tidur.

Peristiwa tersebut membuat penghuni rumah panik. Warga sekitar kemudian berdatangan untuk membantu memadamkan api sebelum petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi.

Kapolres Indramayu AKBP Prianggo P. M. melalui Kapolsek Krangkeng AKP Nandang Supriatna menjelaskan, pihaknya menerima laporan masyarakat mengenai kebakaran rumah di Blok Tengah, RT 004 RW 002, Desa Krangkeng.

Mendapatkan informasi tersebut, Polsek Krangkeng langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan pengecekan sekaligus membantu penanganan di lokasi.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun kepolisian, peristiwa bermula pada Rabu (4/11/2026) sekitar pukul 22.00 WIB.

Saat itu, Edi menyalakan obat nyamuk bakar sebelum tidur dan meletakkannya di bawah kolong tempat tidur.

Keesokan harinya, sekitar pukul 04.30 WIB, Edi bangun untuk melaksanakan salat Subuh dan melanjutkan aktivitas seperti biasa.

Namun, obat nyamuk bakar yang sebelumnya dinyalakan diduga masih menyala karena lupa dimatikan.

Sekitar pukul 06.00 WIB, ketika Edi hendak masuk ke kamar mandi, istrinya, Misnah, melihat api dan berteriak memberitahukan adanya kebakaran.

Mendengar teriakan istrinya, Edi langsung berusaha memadamkan api menggunakan air yang diambil dari kamar mandi dan selokan di sekitar rumah.

Upaya pemadaman juga dibantu warga yang mengetahui kejadian tersebut.

Warga kemudian menghubungi petugas piket Polsek Krangkeng dan pemadam kebakaran untuk meminta bantuan penanganan.

AKP Nandang menjelaskan, berdasarkan keterangan awal para saksi, sumber kebakaran diduga berasal dari obat nyamuk bakar yang belum dimatikan.

Menurutnya, dugaan tersebut menjadi bagian dari informasi awal yang dihimpun petugas saat melakukan pengecekan di lokasi kejadian.

Dalam penanganan kebakaran tersebut, Edi bersama keluarganya berhasil dievakuasi ke rumah tetangga terdekat untuk menghindari bahaya api.

Sementara itu, warga bersama petugas berupaya melakukan pemadaman hingga api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 08.00 WIB.

AKP Nandang mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati terhadap penggunaan benda yang menghasilkan panas atau api di dalam rumah, termasuk obat nyamuk bakar.

Menurutnya, kelalaian kecil dalam penggunaan sumber api dapat menimbulkan risiko kebakaran yang membahayakan penghuni rumah maupun lingkungan sekitarnya.

Karena itu, masyarakat diimbau tidak meletakkan obat nyamuk bakar di dekat kasur, kain, atau bahan lain yang mudah terbakar.

Warga juga diingatkan untuk memastikan seluruh sumber api dalam kondisi padam sebelum tidur maupun meninggalkan rumah.

Kapolsek berharap peristiwa tersebut menjadi pengingat bagi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran rumah.

Terpisah, Kasi Humas Polres Indramayu AKP Tarno kembali mengimbau masyarakat agar tidak ragu memanfaatkan layanan Lapor Pak Polisi – Siap Mas Indramayu melalui WhatsApp 081999700110 atau Call Center 110 apabila menemukan adanya tindak kriminalitas maupun gangguan kamtibmas di lingkungan sekitarnya.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *