INDRAMAYU – Dalam upaya membentengi generasi muda dari kenakalan remaja dan tindak kejahatan jalanan, Polsek Haurgeulis jajaran Polres Indramayu Polda Jabar menggelar sosialisasi bahaya geng motor serta bahaya penggunaan Obat Keras Tertentu (OKT) kepada para pelajar di SMK NU Haurgeulis, Rabu (14/10/2026).
Kegiatan edukasi yang berlangsung mulai pukul 09.30 WIB hingga selesai tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Haurgeulis AKP Saefullah, S.H., M.A.P. bersama jajaran personel Polsek Haurgeulis.
Dalam arahannya di hadapan para siswa dan siswi, Kapolsek mengimbau secara tegas agar pelajar tidak terlibat dalam penyalahgunaan obat keras tertentu seperti Tramadol, Hexymer, maupun jenis obat terlarang lainnya tanpa izin medis.
Selain itu, petugas juga mengimbau agar para pelajar menghindari tawuran antar-sekolah serta tidak ikut-ikutan masuk dalam kelompok geng motor yang dapat merugikan diri sendiri mau pun orang lain.
Kapolres Indramayu AKBP Prianggo P. M. melalui Kapolsek Haurgeulis AKP Saefullah, S.H., M.A.P. menyampaikan bahwa sosialisasi ke sekolah-sekolah merupakan langkah preventif kepolisian dalam menyelamatkan karakter dan masa depan para pelajar.
“Kami mengajak seluruh siswa-siswi SMK NU Haurgeulis untuk bijak dalam bergaul, selalu menghormati Bapak dan Ibu Guru di sekolah, serta fokus meraih prestasi demi masa depan yang cerah,” ujar AKP Saefullah.
Selama kegiatan sosialisasi berlangsung, para pelajar tampak antusias menyimak arahan yang diberikan, dan situasi di lingkungan sekolah maupun wilayah hukum Polsek Haurgeulis terpantau aman dan kondusif.
Terpisah, Kasi Humas Polres Indramayu AKP Tarno kembali mengimbau masyarakat agar tidak ragu memanfaatkan layanan Lapor Pak Polisi – Siap Mas Indramayu melalui WhatsApp 081999700110 atau Call Center 110 apabila menemukan adanya tindak kriminalitas maupun gangguan kamtibmas di lingkungan sekitarnya.






