Majalengka – Berbagai permasalahan muncul di desa Kalapadua kecamatan Lemahsugih kabupaten Majalengka, hal tersebut diungkapkan seorang narasumber yang enggan identitasnya dipublikasikan.
Menurut dia, dalam anggaran dana desa tahun 2022, pemdes Kalapadua merealisasikan program ketahanan pangan dengan membeli 6 ekor sapi dan 25 ekor domba beserta kandangnya
“tahun 2023 dijual 2 sapi untuk menutupi Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), tapi meskipun sapi dijual buat menutupinya, urutan pembayaran PBB peringkat 18 dari 19 desa sekecamatan Lemahsugih. Informasi dari warga 90% pajak masuk, tapi ga tau setornya gimana” kata dia
Lanjut narasumber, sarana air bersih ke tiap rumah di tahun 2023 dan 2024 sampai saat ini masih banyak yang belum tersalurkan, hanya pembagian kilometer air aja tak ada pipanisasi dari bak penampungnya
“Padahal dipungut biaya per rumah 250 ribu” terang dia
Selain itu, PJU tahun 2024 yang dianggarkan dari dana desa di tahap 1 dan tahap 2 sampai sekarang padam. Sehingga pekerjaan tersebut terkesan asal anggaran tersalurkan
Saat dikonfirmasi melalui pesan aplikasi whatsapp, kades Kalapadua bungkam.
sampai berita ini terbit belum ada klarifikasi resmi dari kepala desa kalapadua. (Red)






