Majalengka – Proyek pembangunan pipanisasi untuk sarana prasarana air kebutuhan warga masyarakat mindi kecamatan lewimunding kabupaten majalengka provinsi jawa barat sampai saat ini belum di kerjakan alias mangkrak, disisi Lain warga masyarakat sangat membutuhkan air apalagi sekarang saat musim kemarau panjang.
Menurut narasumber yang tidak ingin dipublikasikan identitasnya, “Jumlah anggaran yang di cairkan dari anggaran dana desa tersebut di tahap 1 tahun 2024 sebesar 90 juta rupiah buat ketahanan pangan sarana air bersih tetapi sampai saat ini baru paralon saja” ujarnya
Selanjutnya ia mengatakan “bahwa program pipanisasi tersebut awalnya desa mindi itu tidak ada perencanaan buat itu, tapi heran kok sekarang di anggarkan, sebagian pihak desa pun bingung karena tidak ada program tersebut, dan lokasi nya juga mau di tempatkan di mana, kan itu sempat saya tanya itu program sewakelola tapi kok akan di kerjakan oleh pihak ke tiga” tuturnya,
Adapun Warga lain, merasa bingung juga sekarang kan tidak di realisasikan malah paralon yang sudah di beli di biarkan, termasuk sampai sekarang ijin dari dinas pengairan juga tidak ada terangnya kepada Awak media jumat /30 agustus 2024
Kemudian Awak media coba melakukan konfirmasi kepada kades desa mindi melalui sambungan telpon tetapi saat di hubungi nomor telponnya sedang tidak aktif Sampai berita ini diterbitkan
Akhirnya awak media melakukan konfirmasi kepada sekertaris desa untuk meminta keterangan. Saat dihubunbgi melalui sambungan aplikasi whatsApp sekdes memberikan keterangan ” iya pak tahap pertama kan itu buat belanja yang tadi anggarannya yang 119 juta untuk pembelanjaan pipa lebih rincinya itu ada di team pelaksana yang pegang ambang, saya sedang diluar dan RAB rinciannya kurang begitu tau soalnya dalam perencanaan juga belum begitu paham karena saya kan baru di desa, dan itu perencanaan nya tahun lalu jadi saya kurang bgitu paham” Ucapnya (red)






